Menurut as-Sakandari,
murid (santri sufi) akan melewati tiga jenjang dalam proses
sa'ir suluk, yaitu tahap pemula, yang disebut maqam
salikin. Tahap menengah adalah maqam
rahilin. Pada akhir perjalanannya, ia akan memasuki tahap
sa'irin. Kendala dan gangguan yang dihadapi santri sufi pada setiap tahap beraneka macam, bahkan kemampuan mengetahui hal-hal yang ghaib atau kemampuan melakukan hal-hal luar biasa (yang biasanya muncul secara spontan)-pun dianggap sebagai salah satu gangguan yang dapat menggagalkan perjalanan spiritualnya, bukan pertanda pencapaian prestasi spiritual.
Sufi tingkat rendah (pemula,
mubtadi) disebut
salik (pejalan, pesuluk). Sufi tingkat menengah disebut
rohil (pengembara). Sufi tingkat atas (
muntahi) disebut
sa'ir (pelaku).